Cara Investasi Reksadana Menguntungkan, Ini Penting Untuk Pelajar

Investasi adalah satu cara untuk mempersiapkan masa depan yang pasti akan kita temui. Dengan adanya investasi kita akan lebih tenang untuk berfikir kedepannya dan tidak perlu mengkhawatirkan masa depan. Kenapa demikian, ini karena investasi adalah salah satu upaya yang kita lakukan untuk memperoleh hasil pada nanti waktu yang akan datang. Salah satu investasi yang bisa dilakukan yaitu menggunakan reksadana. Nah bagaimana sih cara investasi reksadana tersebut?

Sebaiknya sebelum Anda benar-benar memulai membeli reksadana, maka Anda tentukan dulu terkait tujuan dari berinvestasi yang Anda lakukan.


Mungkin Anda dalam hal ini memiliki cita-cita keuangan seperti halnya menyiapkan biaya Pendidikan anak sampai ke perguruan tinggi, kemudian membeli rumah impian untuk masa depan, kemudian biaya trabelling ke negara Impian, atau melalukan investasi sebagai modal dana pension.

Berbagai tujuan yang kami sebutkan diatas tentu saja akan berhubungan dengan pengambilan jangka waktu investasi yang akan Anda ambil. Selain itu dengan adanya tujuan tersebut Anda sebagai investor akan termotivasi, percuma juga kan Anda melakukan investasi tanpa ada tujuan yang jelas?

Nah jika tujuan investasi Anda sudah jelas, maka selanjutnya Anda terapkan cara investasi reksadana seperti yang kami tulis dibawa ini. 

Cara Investasi Reksadana Recommended dilakukan

1. Pilih Platform Investasi 

Langkah pertama adalah menentukan terlebih dahulu platform investasi reksadana mana yang akan Anda gunakan. Sebaknya dalam hal ini Anda memiliki platform reksadana yang menjual berbagai macam propduk reksadana dari banyak manager investasi, sehingga akan jadi banyak pilihannya. 

Contohnya yaitu seperti platform supermarket reksadana online: Bareksa.com, Ipotfund (PT Indo Premier Securities), Bukalapak, dan Tokopedia. 

2. Penting Memahami Macam-Macam Reksa Dana Terlebih dahulu

Jangan salah dengan reksadana, karena ada banyak jenisnya setidaknya ada 4 varian yang kini bisa Anda temukan untuk investasi. Yaitu Reksadana Pasar Uang, Reksadana Pendapatan Tetap, Reksadana Campuran dan Reksadana Saham.

3. Tentukan Jangka Waktu Investasi

Melakukan investasi reksadana tentunya butuh jangka waktu yang berbeda-beda. Ada yang kurang dari setahun dan bahkan ada yang lebih dari 5 tahun.

Jika Anda memilih jangka waktu yang kurang dari setahun maka sebaiknya pilih reksadana pasar uang. Kalau Anda memilih jangka waktu 1 sd 3 tahun sebaiknya pilih yang tetap, jika memiliki jangka waktu 3-5 tahun maka pilih reksa dana campuran. Kemudian yang terakhir kalau Anda menginginkan investasi jangka panjang, yaitu lebih dari 5 tahun, maka sebaiknya Anda menggunakan reksa dana saham.

4. Pastikan Produk Reksadana Ada Izin OJK

Perlu Anda ketahui bahwasannya reksadana merupakan investasi yang legal, dan pastinya memiliki izin OJK. Mengenai prizinannya mempunyai banyak syarat, serta mempunyai sifat mutlak sehingga ini bisa dipercaya untuk kebenarannya. Tidak hanya itu untuk Manajer investasi yang mengelola rekdasana tersebut juga tetap harus mempunyai izin. 

Maka dari itu sebaiknya Anda sebelum melakukan investasi reksadana maka pasyikan terlebih dahulu perizinannya dari produk reksadana dan manajer investasi Anda. Kalau meragukan maka sebaiknya Anda tolak tawaran untuk melakukan investasi. Namun jika semuanya gamblang dan jelas keberadaanya itu bisa Anda ambil. 

Beberapa cara investasi reksadana diatas tentunya bisa memberikan pengalaman untuk Anda pada nantinya Ketika mau investasi dalam bentuk reksadana. Selain itu jangan lupa juga untuk terus belajar memahami prospectus dari Reksadana. Tertarik untuk segera Investasi reksadana saat ini?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

@templatesyard